Suara Burung Serak | Belajar-Usaha.com

Belajar-Usaha.com» Uncategorized» Suara Burung Serak

Suara Burung Serak

March 29th, 2016 0 Comments

Sudah sangat banyak Artikel tentang sebab dan musabab terjadinya serak pada suara burung dan solusinya, untuk itu disini saya tidak akan menulis artikel, dan saya hanya akan  menulis cerita-cerita seputar menjadi serak  pada suara burung, sesuai dengan apa yang aku tau.

Selamat datang di www.belajar-usaha.com.

Tanpa kusadari setiap hari atau lambat-lambat dua hari sekali aku ada rutinitas mendatangi kios penjual pakan burung dengan tujuan untuk membeli pakan burung yang bisa di sebut pakan tambahan (hewani ) terkadang kroto, terkadang jangkrik, si penjual pakan itu sampai hapal dengan apa yang akan mau saya beli.

 

Di hari yang lain, aku belanja lagi dengan jenis yang sama seperti kemarin yaitu jangrik dan kroto, dan saya tambah dengan jenis yang lain yaitu ulat hongkong dan ulat kandang, tiba-tiba si penjual itu tanyak ke saya..

(-) Kok tumben om..

Saya jawab.

(+) Kok tumben maksudnya gimana ya…mas…

 

(-) Iya…bisanya kan…gak pernah beli ulat…ini kok beli ulat mau dibuat untuk pakan apa..?

Saya jawab lagi.

(+) O…ya….mau saya buat untuk pakan murai batu booooz.

 

Si penjual pakan itu bilang.

(-) Burung murai batu jangan di kasih makan ulat suaranya bisa serak…suaranya bisa terputus-putus sampai gak bisa bunyi…

(+) Masak iya….pada saat itu pula aku pamit pulang…dan sambil jalan dalam hati masak iya..setengah aku tidak percaya.

Setelah sampai di rumah ulat-ulat itu tetap saja saya berikan pada burung murai batu…sedangkan untuk benar tidaknya di kasih pakan ulat suranya bisa menjadi serak atau tidak, saya ya belum bisa buktikan,…

Trus untuk bisanya tau serak atau tidak itu diambil dari mana…kan burung murai batu yang saya rawat itu burung murai batu  tangkapan hutan yang baru saja saya beli dari pasar…dan burung itu memang belum bisa bunyi.

Setelah burung itu mulai belajar bunyi, Janis pakan tambahan mulai saya ganti, kalau dulunya ulat hongkong dan ulat kandang, saya ganti setengah minggu jangkrik, setengah minggu kroto.

Waktu terus bejalan gak terasa setahun sudah kulalui…burung murai batu itu sudah mulai bisa bunyi gacor, setiap pagi siang sore, selalu aku dengar kicauannya aku sampai hapal suaranya, variasi-variasi lagunya, bahkan ada tambahan lagu baru aku selalu tau.

Pada suatu hari itu pernah terjadi, pakan jenis kroto dan jangkrik gak ada di pasaran, solusinya saya ganti dengan jenis lain yaitu ulat hongkong dan ulat kandang, (seperti makanan yang dulu saat burung belum bisa bunyi ) selang beberapa hari…suaranya menjadi serak, terpotong, tidak lengkap, lama-lama malah gak bunyi kalau bunyi hanya cekak cekik saja…dan saya juga sempat bingung…( wah kenapa burung ini seperti mau mati…)

Pada saat itu pula aku baru teringat setahun yang lalu…yang pernah di ingatkan sama si.. penjual pakan burung,

( – ) Burung murai batu jangan di kasih makan ulat suaranya bisa serak…suaranya bisa terputus-putus sampai gak bisa bunyi.

Pengertiannya.

* Apa yang di katakan si penjual pakan itu ternyata ada benarnya, terbukti burung murai batu saya menjadi serak…setelah kami beri pakan jenis ulat.

* Kalau burung murai batu suranya bisa serak, tidak menutup kemungkinan burung jenis yang lain juga akan bisa mengalami hal yang sama.

Solusinya,

* Kalau sudah terjadi serak sebaiknya segera diganti dengan kroto dan jangkrik.

* Ulat hongkong dan ulat kandang bisa di berikan untuk burung-burung yang belum jadi, misalnya burung-burung baru dari tangkapan hutan, atau burung muda yang belum bisa bunyi. dll.

* Setelah burung mulai belajar bunyi atau sudah mulai rajin bunyi segera di ganti dengan jangkrik dan kroto, dengan porsi setengah minggu jangkrik, setengah minggu kroto (separti tiori yang saya terapkan).

 

Sampai disini semoga ada manfaatnya

Jumpa lagi di postingan yang akan datang hanya ada

Di

www.belajar-usaha.com

 


 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Suara Burung Serak”

  1. No Comment yet. Be the first to comment...

Leave your comment here:

Arsip

Categories

eXTReMe Tracker