Penyebab Burung Lepas. | Belajar-Usaha.com

Belajar-Usaha.com» Uncategorized» Penyebab Burung Lepas.

Penyebab Burung Lepas.

March 31st, 2016 0 Comments

Setiap manusia itu pasti tidak suka dengan apa yang namanya “kehilangan”. Untuk itu mereka akan selalu mengantisipasi agar tidak terjadi kehilangan. Akan tetapi kadang kehilangan tetap saja terjadi meskipun sudah kita antisipasi. Misal…. burung yang  lepas dari sangkar….itu di luar perhitungan khan???

Selamat datang di www.belajar-usaha.com.

Berbagi pengalaman, saya tulis dalam bentuk cerita aja ya…. biar eeeenak n nyante..…Gini…..!

“ Manusia itu Tempatnya Salah dan Lupa”  Secara vertikal tidak ada yang lain kecuali hanya minta ampunan….

Horizontalnya Salah dan Lupa ini bisa terjadi setiap saat pada kegiatan kita sehari-hari dalam wujud yang nyata. Hal-hal yang menurut perkiraan kita sudah  kita kerjakan dengan sangat  berhati-hati,  tetap saja ada yang salah dan lupa…sehingga terjadi kehilangan, misal…burungnya lepas dll… he..he..trus siapa yang mau disalahkan.

 

Burung lepas di luar perhitungan.

Seperti kejadian yang pernah saya alami. Saya baru beli burung cucak ijo dengan harga Rp 2.100.000;  merogoh kocek sebesar itu bagi kami ya sudah cukup berat.. lah…. he…he…

Burung itu saya beli tanpa sangkar, sedangkan sangkar yang ada di rumah kebetulan tinggal sangkar bagus yang biasanya hanya saya pergunakan untuk kontes saja.

Karena burung yang baru saya beli itu belum ada tempat , maka si penjual burung itu saya suruh untuk memindahkan/memasukan burung yang baru saya beli dari dia itu di sangkar yang biasa saya gunakan untuk lomba itu.

Satu minggu kemudian.

Mengingat burung cucak ijo itu termasuk burung yang kemproh (jorok),  baik kotorannya atau cara makannya, yang bisa membuat sangkar menjadi kotor dan mudah rusak, maka saya harus belikan sangkar baru untuk tempat harian  burung tersebut, yang sekaligus untuk pengganti sangkar yang biasa saya gunakan hanya untuk lomba itu.

Sangkar harian baru.

Sangkar baru itu saya beli dari toko dengan harga Rp 250.000; + tangkringan dan tempat minum jadinya Rp 270.000;

Setelah semua itu saya tata dengan rapi dan semua ruji-ruji sangkar sudah saya cek satu persatu, pintu juga sudah saya cek… enak bisa nutup sendiri… dan saya sudah percaya sudah tidak ada yang perlu kita ragukan, maka burung langsung saya masukkan pada sangkar yang baru, kemudian saya gantung di ruang garasi mobil antara jam 5 sore.

Kemudian jam 6 sore saya ada sesuatu yang harus saya kerjakan dan saya harus keluar rumah bersama istri …Pada saat mengeluarkan mobil itu…pandangan saya selalu tertuju kearah sangkar baru dan burung baru itu….he…he..rasanya senang juga…melihar sangkar baru dan burung baru…dan..saat keluar sengaja pintu garasi itu tidak saya tutup saya pikir keluar hanya sebentar.

Setelah kurang lebih 2 jam saya sudah balik ke rumah…Saat memasukkan mobil sama seperti saat mengeluarkan mobil yaitu pandangan saya selalu tertuju kearah sangkar baru dan burung baru….tapi apa yang saya lihat ini berbeda seperti ada yang aneh…..yaitu sepertinya sangkar baru itu burungnya tidak ada…dan rasanya hati ini semakin berdebar-debar, segera ingin tahu…setelah saya dekati ternyata benar burung cucak ijo telah tiada…aaa….aaaa….

Berdiri termenung sambil memandangi sangkar baru yang di tinggal penghuninya…sambil  dalam hati  bertanya-tanya …kok bisa lepas lewat mana ya…sangkar tidak ada perubahan dan pintu masih dalam keadaan tertutup.

Tahu-tahunya malah saat pandangan mata melihat ke lantai …ini kok ada beberapa jeruji yang jatuh di lantai …langsung sangkar saya turunkan saya amati ternyata ada jeruji sangkar yang memang lepas…sempat bingung gimana ini kok bisa lepas….

Setelah tahu penyebabnya …yaitu …lubang sabuk tempat jeruji yang berada di pintu bagian atas, lubangnya tembus ke bawah, sehingga potongan jeruji di atas pintu masuk semua berjatuhan di lantai, ternyata ukuran lubang-lubang jeruji itu lebih besar dari pada jerujinya.

Saya lebih tidak enak lagi di saat istri saya turun dari mobil bilang….. baru saja  ada seekor kucing lari sambil menerkam burung…..waduh…ini jelas burung cucak ijo saya…aduh…..

Langsung kucing milik tetangga itu saya buru dan burung itu lepas dari cengkeraman kucing jatuh di tanah. Burung itu saya ambil, saya amati ternyata burung cucak ijo itu sudah tidak bernyawa. Burung itu lepas dan mati di terkam kucing dan saya melihat dengan mata saya sendiri…..apakah ini tidak lebih kasihan. Kalau kita bisa pilih  sama-sama lepas… ya lepas ajalah, mengapa saya harus tahu burung itu mati di terkam kucing….he…he…dosa apa ini ya…

Cara membuat sangkar yang salah.

* Saya tidak pernah mengira kalau  sabuk atau blengker yang berada di pintu masuk bagian atas itu  lubang untuk tempat  jerujinya tembus, terbukti  sangkar yang baru saya beli itu lubangnya tembus, dan lubang itu ternyata ukurannya lebih besar dari pada jerujinya.

* Yang terjadi…. semua jeruji sangkar yang berada di bagian atas pintu akhirnya semua berjatuhan karena lubangnya tembus ke bawah.

* Seharusnya kalau memang sabuk itu sengaja di buat tembus …seharusnya semua jeruji yang berada di atas pintu harus di beri perekat /di lem oleh pembuat sangkar. Sebab si pemakai sangkar tidak semua paham.

Kalau terjadi seperti ini konsumen yang rugi..burung lepas…

Trus siapa yang mau di salahkan…he…he…ya …sudah tidak bisa apa-apa…yang ada hanya ( pasrah dan sabar ).

Sadar…

“ Manusia itu tempatnya Salah dan Lupa ”.

Trus kalau kita mau lebih sadar lagi

“ Manusia itu tidak berhak atas apa yang ia miliki, bahkan atas dirinya sendiripun juga tidak punya hak ”.

Contoh yang paling kecil saja….Kalau burung itu memang di kehendaki lepas, hilang dan harus mati lantaran di terkam kucing..trus kita bisa apa…he…he..sama dengan kita tidak punya hak atas semua itu.

Makanya…. Anda…..jangan pernah mengira dengan semua yang kita miliki itu akan abadi…  ( kecuali kebaikan ) semua itu…harta, raga, nyawa, dll, akan berubah di setiap saat dan akan berakhir dengan sirna…( lenyap ). he…he…itu katanya loh…gan…

Saran untuk perajin sangkar.

* Sebaiknya sabuk sangkar yang berada di bagian atas pintu tidak di bikin tembus, kalau itu memang terlanjur tembus, sebaiknya semua jeruji yang berada di atas pintu di kasih perekat atau di lem.

Saran untuk pemakai sangkar baru.

* Sebelum di pakai hendaknya sabuk sangkar yang berada di pintu bagian atas di cek terlebih dulu, kalau misalnya sabuk itu lubang tempat jerujinya tembus, sebaiknya semua jeruji di bagian atas pintu di lem dulu.

 

Sampai di sini semoga ada manfaatnya

Jumpa lagi di postingan yang akan datang

hanya ada di

www.belajar-usaha.com.

 

 


 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Penyebab Burung Lepas.”

  1. No Comment yet. Be the first to comment...

Leave your comment here:

Arsip

Categories

eXTReMe Tracker