Menjinakkan Burung Giras. | Belajar-Usaha.com

Belajar-Usaha.com» Uncategorized» Menjinakkan Burung Giras.

Menjinakkan Burung Giras.

October 19th, 2014 0 Comments

Cara cepat untuk menjinakkan Burung Muraibatu,Kacer Punglor kembang, Cucak ijo, Cendet dari tangkapan hutan baik itu burung dewasa ataupun burung muda.

Versi pemilik burung kacer Madonna.

Selamat Datang di www.belajar-usaha.com

Kunci awal dalam merawat burung jenis burung apa saja, baik itu burung dari tangkapan hutan ataupun  yang lain,agar cepat berhasil sesuai dengan apa yang kita inginkan. Pertama yang harus kita lakukan adalah menjinakkan burung.

Jinak yang di maksud disini adalah;Jinak sebatas tidak takut dengan orang, terlalu jinak akan kurang baik bagi burung lomba.

Sebab ;Burung-burung yang masih muda apalagi hasil dari tangkapan hutan kebanyakan burung tersebut masih takut dengan manusia. Sedangkan burung yang masih takut dengan manusia kebanyakan tburung tersebut idak mau bunyi ,atau mau bunyi atau ngriwik di saat tidak ada orang.

Sudah sangat banyak Artikel-artikel yang isinya mengupas tentang bagaimana cara menjinakkan burung dan bahkan di www.belajar-usaha.com pun pernah menulis Artikel tentang cara menjinakkan burung, tetapi artikel yang saya tulis saat ini Dengan judul  “ Cara Cepat Menjinakkan Burung”  Isinya atau caranya ada sedikit beda.

Cara Cepat Menjinakkan Burung.

Pertama yang kita kerjakan adalah mengetaui atau mengamati seberapa besar tingkat kegirasan burung tersebut. Selanjutnya tingkat kegirasan tersebut kita kelompokkan menjadi  dua kelompok, yaitu giras  tingkat ringan dan giras tingkat berat.

 Cara Menjinakkan Burung Giras Tingkat Ringan. Ada beberapa cara yang harus di lakukan.

1-Sering-sering memandikan burung dengan cara di semprot dengan air bisa 3 kali sehari atau lebih.

2-Jemur setiap hari dengan waktu jemur secukupnya.

3-Memberi makan voer dengan voer yang di sukai, setelah mengetauhi merk voer yang di sukai sebaiknya voer tersebut jangan diganti-ganti dengan merek voer yang lain.

4-Berikan makanan tambahan (Ef) bisa jangkrik,kroto,ulat kandang…secukupnya, memberikan dengan cara bervariasi  Misalnya ;2 hari jangkrik 2hari kroto dan 2hari ulat kandang.

5-Taruh burung di ruangan yang sering di gunakan kegiatan orang misalnya di dapur atau bisa di tempat lain dengan posisi sangkar terbuka (tidak di kerodong)

Cara Menjinakkan Burung Giras Tingkat Berat.

Yaitu menjinakan dengan cara memainkan atau memanfaatkan pemberian makanan ( EF ) extra foodink, bisa jangkrik, bisa ulat bisa kroto pada  saat kondisi burung lapar berat.

Ada beberapa tahap.

1- Biasakan memberikan makanan jangkrik ulat atau kroto dengan cara di berikan dengan tangan dari luar sangkar.(lakukan terus menerus sapai beberapa hari) .

2- Tahap berikutnya taruh makanan tersebut di telapak tangan kiri Anda, lalu masukan tangan Anda bersama makanan tersebut kedalam sangkar dan tunggu sampai burung tersebut berani makan. (Lakukan terus menerus sampai beberapa hari).

3- Tahap berikutnya taruh makanan bisa jankrik di sela-sela jari tangan kiri (jepit jangkrik di antara jari telunjuk dan jari manis) lalu masukan tangan Anda serta makanan yang telah di jepit jari tersebut ke dalam sangkar, tunggu sampai burung tersebut berani makan. (lakukan terus menerus sampai beberapa hari).

4-Tahap ahkir pegang jangkrik atau yang lain. Jepit pada jari tengah dengan jari jempol tangan kiri, lalu masukan makanan yang ada di tangan kiri Anda ke dalam sangkar, maka lama-lama burung akan nangkring di telunjuk jari sambil makan. (lakukan ber ulang-ulang )

Tanda-tandanya.

Burung tersebut akan memburu dimapun makanan itu berada,tidak memperdulikan walapun makanan tersebut di jepit dengan dua jari dan lama-lama burung akan tidak takut dengan manusia.

Kalau burung tersebut sudah mau makan dengan cara memberi makan seperti tersebut di atas, maka burung tersebut sudah mulai jinak.

Dan sebaliknya kalau di beri makan dengan cara di atas burung tersebut tidak berani makan, maka Anda bisa menggunakan cara lain.

Yaitu; Usahakan disaat akan memberi makan burung dalam kondisi sangat lapar, (bisa mengurangi persediaan makan atau tidak di beri makan sama sekali) sampai betul-betul burung merasa lapar.

Atau….

Bisa dengan cara; Mengosongkan persedian makan yang ada dalam sangkar mulai pada waktu sore hari antara  (jam 5 sore sampai jam 9 pagi) sama dengan 16 jam terdiri dari 12 jam burung dalam kondisi ( tidur malam hari) , dan 4 jam burung hanya minum tanpa makan….di saat-saat seperti ini burung sangat membutuhkan makanan karena lapar.

Alasannya….

Burung dalam kondisi lapar tidak ada alasan burung untuk tidak mau makan, walaunpun makanan tersebut di taruh di telapak tangan tetap aja di buru sampai tidak merasa  takut. Burung dalam kondisi lapar ini bisa kita manfaatkan untuk menjinakkan.

Catatan…

Melaparkan burung itu berbeda dengan menghauskan burung.

Artinya…

Melaparkan burung…….. itu bisa di lakukan dengan cara tidak di beri makan dalam waktu tertentuitu tidak berbahaya.

Menghauskan burung… itu bisa di lakukan dengan cara tidak di beri minum dalam waktu tertentu sangat berbahaya,jangan di lakukan.

Dan…

Cara di atas memanfaatkan burung dalam kondisi lapar …dan bukan dalam kondisi haus..

Jadi..

Walaupun burung tersebut tidak di beri makan ..tetapi tetap di beri air minum.

Cara ini telah saya uji pada beberapa burung antara lain; burung Murai batu ,burung Kacer ,Cucak ijo Cendet  Punglor kembang.dan hasilnya semua berhasil dan bisa jinak dengan waktu yang sangat cepat (tidak lebih dari 1 bulan).

 

Cerita nyata.

Menjinakan burung murai batu tangkapan hutan giras tingkat berat.

Burung  murai batu yang saya jinakkan…saya beli dari pedagang burung rumahan….kata penjualnya  burung tersebut adalah burung afkiran/sutiran  (tidak laku di jual) dan burung tersebut berasal dari tangkapan hutan,yang akhirnya boleh saya beli se harga burung Gereja 200  rb….he…he…

Kondisi burung dalam pengamatan saya;

Minusnya…(-)

1-Mulai dari hidung sampai separo kepala botak tanpa bulu,yang di sebabkan karena  adanya beberapa bisul yang terus  menerus tumbuh sampai menjalar ke ruas-ruas kaki dan jari .

2-Warna bulunya sangat kusam dan kotor tidak beraturan yang semestinya warna bulu itu hitam sampai berubah menjadi warna kuning dan coklat.bahkan di bagian perut sampai dubur dan paha bulunya tidak tumbuh,….terlihat sangat jelek sekali (tidak enak di pandang mata) sampai  saya merasa sangat kasihan di saat melihatnya.

3-Burung murai batu tersebut sangat giras setiap di dekati orang menabrak-nabrak jeruji sangkar.

Plusnya…(+)

Saya bandingkan dengan Burung Muraibatu Medan yang ada di rumah.

1-Burung tersebut berjenis kelamin jantan …dan lihat dari ciri-cirinya jelas Burung tersebut Jenis Murai batu  Medan.

2-Suaranya  tek-tekannya sangat keras (lebih keras di banding yang di rumah)

3-Saya coba saya kres dengan Muraibatu  lain burung tersebut punya karakter bertarung (berani welawan)

4-Bentuk leher sampai ke paruh sangat panjang.

5-Umur burung dalam  pengamatan saya kalau di lihat dari kaki masih terlihat bulat dan basah,menandakan umur burung masih sangat muda…kurang lebih umurnya antara 8-9 bulan (satu kali ngurak)

Dengan  5 plus di atas saya sangat tertarik untuk merawatnya.

Hasilnya…

5 Plus ….di atas terwujut menjadi suatu kenyataan dan hasilnya sesuai dengan apa yang kita harapkan.

-Bisul-bisul yang terus menerus tumbuh di pangkal paruh  sampai setengah kepala tersebut bisa sembuh setelah saya cuci.

Artinya

Di setiap bisul yang baru saja pecah…. baik yang di kepala atau yang di kaki langsung bekas pecahan bisul tersebut saya cuci  dengan menggunakan kapas dan air tawar dari kran pdam sampai bersih,

-Kemudian saya kasih tambahan  makanan yaitu… Minyak ikan 2 butir setiap hari sampai 12hari lebih….

-Setelah saya tunggu beberapa hari  kurang lebih 2 minggu ….ternyata bisul-bisul  tersebut tidak muncul lagi ,dan sekarang bekas-bekas bisul tersebut sudah mulai di penuhi dengan munculnya kuncup jarum jebung atau bulu-bulu muda.

2-Mulai  ngeplong-ngeplong  panjang …suaranya sangat tebal dan lagunya ber vaiasi.

3-Saya coba lagi kres dengan Murai batu yang di burung tersebut berani tarung bahkan tarungnya mendahului (lebih awal).

4-Leher panjang pada Burung Murai batu mempunyai tampilan yang sangat berbeda di banding dengan Muraibatu leher pendek , terlihat Gagah dan Wibawa.

5-Umurnya masih sangat muda….artinya ; kita mempunyai kesempatan waktu yang panjang untuk memperbaikinya.

Anehnya...

Setelah burung murai batu mulai  terlihat bagus…… ada rekan yang datang ke rumahku…lalu saya ceritakan riwayat burung tersebut apa adanya seperti yang saya tulis di atas, anehnya…rekanku itu malah tertarik dan penasaran ingin meneruskan merawat dan bahkan…ia…berani menawar burung tersebut dengan harga 2 jt…he…he…

Dan….

Belum saya lepas ….sebab saya sendiri ya ….masih penasaran….he…he…selain itu setiap aku melihat dan mendengar kicuanya, aku merasa senang  bercampur  kasihan…teringat di saat burung tersebut dalam kondisi  sakit…….dan dalam hati sambil sedikit ketawa…seandainya kamu dulu tidak  saya rawat Mungkin… mungkin ….kamu burung sudah mati di telan bisul….he…he…dan sekarang kamu burung ilahkan berkicau….sepuas-puasmu……

“Merawat Burung sutiran dan  sakit-sakitan punya tantangan dan kepuasan tersendiri”

 

Sampai disini semoga ada manfaanya

Jumpa lagi di postingan yang akan datang

Hanya ada

Di

www.belajar-usaha.com

hp 0821 39 248 707.

 


 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Menjinakkan Burung Giras.”

  1. Comments are closed.

Arsip

Categories

eXTReMe Tracker