Hindari Mencabut Bulu Burung. | Belajar-Usaha.com

Belajar-Usaha.com» Uncategorized» Hindari Mencabut Bulu Burung.

Hindari Mencabut Bulu Burung.

October 29th, 2015 0 Comments

Mencabut bulu burung itu ada efek negatif yang sangat banyak. Sebelum mencabut bulu burung, sebaiknya di pertimbangkan terlebih dulu untuk tujuan apa? Kalau burung tersebut tujuannya untuk jangka panjang, sebaiknya di hindari. Tapi kalau mencabut bulu burung tujuannya untuk kerapian bulu sesaat …jawabnya terserah Anda.

Versi ; Pemilik burung kacer Madonna.

Selamat datang di www.belajar-usha.com.

Penghoby burung dalam kaitannya dengan kriteria penilaian lomba di antaranya adalah Kerapian dan Kesehatan burung. Bisa menjhadi dilema, terutama pada penghobi yang punya burung bagus di lapangan dan kurang bagus di penampilan.

Kriteria penilaian lomba burung itu di antaranya adalah Kerapian. Dan kerapian itu meliputi bentuk,ukuran,  serta penataan sangkar, dll.

Di lomba tingkat Regional  atau lomba di tepat pelatihan, kriteria tersebut sepertinya sudah mulai di tinggalkan. Terbukti,  peserta lomba tersebut hanya menggunakan sangkar dengan bentuk alakadarnya, sehingga gema pemerannya sudah mulai tidak terdengar.

Di lomba burung tingkat Nasional atau lomba besar, kriteria Kerapian masih tetap di perlakukan. Sebab lomba burung itu masih menghubungkan antara makna dari kata PAMERAN BURUNG. Sedangkan pameran itu meliputi tampilan bentuk sangkar dan ukuran, serta penataannya. Kalau misalnya sangkarnya rapi dan bagus bisa untuk menambah point dalam penilaian.

Pada saat awal lomba burung itu di gelar, penggunaan kata LOMBA BURUNG, ada sebagian Peduli Satwa yang kurang berkenan, di anggap kata itu terlalu dekat dengan makna  “Mengadu Burung”. Agar supaya bisa berjalan seiring bersama…. kata yang di pergunakan adalah LOMBA & PAMERAN BURUNG. Sedangkan pameran itu meliputi Kerapian dan Kesehatan burung .

Kesehatan burung yang di maksud di atas adalah burung harus sehat, tidak cacat, bulu burung harus terlihat rapi dll.

Dua pilihan yang membingungkan.

Di satu sisi kerapian burung termasuk dalam penilaian. Di sisi lain, mecabut bulu burung ada efek negatif yang sangat banyak.

Solusinya…kalau misal penulis di suruh memilih, saya akan pilih burung yang berani tarung  gacor di lapangan dan di rumah, walaupun burung tersebut dalam penampilan fisiknya jelek, bulunya nyerit, bulunya jebres, bulunya putus ,bulunya bogang dll, kan itu hanya sebatas waktu…sampai burung ngurak, setelah ngurak akan punya penanpilan fisik bagus dengan sendirinya, tanpa harus mencabut bulu. Dan saya akan lebih tidak suka  dan lebih malu, kalau punya burung yang punya penampilan fisik luarnya bagus, bulunya mulus, bentuknya atletis dll, tapi tidak mau bunyi di lapangan dan tidak bunyi di rumah.

Mencabut bulu burung itu ada efek negatif yang sangat banyak .

* Burung bisa stres tidak mau bunyi.

Semestinya kesehatan fisik burung lebih di manfaatkan untuk gacor, atau di manfaatkan untuk belajar bunyi. Karena kesehatan fisik burung di alih fungsikan  untuk pertumbuhan bulu, maka kesehatan burung akan terganggu.

* Lebih parah lagi kalau misalnya yang di cabut itu burung yang masih dalam kodisi rawan stres. Misalnya jenis Murai batu, burung cucak rowo atau jenis yang lain dari tangkapan hutan, yang baru beberapa bulan di rawat. Kalau baru beberapa hari, di cabut malah gak apa-apa. Sebab burung masih dalam kondisi amburadul, kalau gak mati ya untung, kalau mati ya buntung . Tapi kalau baru beberapa bulan di rawat di rumah akan berbeda. Burung dalam kondisi adaptasi, yang sebelumnya burung hidup di alam bebas,  sekarang harus hidup di alam sangkar. Maka burung tersebut sangat rawan stres.

Bisa juga pada jenis burung tertentu…cucak rowo, murai batu, burung wha mai, burung sulingan. Walaupun burung-burung tersebut sudah lama di rawat, bila bulu burung tersebut di cabut, terutama bulu pada bagian sayap dan ekor, bisa membuat burung tersebut mati…. Dan….Artikel ini di tulis dari hasill pengalaman nyata.Yaitu penulis pernah mencabut bulu ekor atau bulu sayap pada empat jenis burung di atas, semua berakhir dengan kematian.

Untuk jenis burung lain, penulis belum penah nyoba..atau pembaca aja yang duluan nyoba…he…he..

* Bulu yang dicabut tidak akan bisa menghasilkan bulu yang baik dan bulu tersebut tidak ikut jatuh sat burung lagi mabung atau  bogor, karena umur bulu tidak sama.

* Semestinya ..! burung selesai bogor atau mabung akan terlihat cantik karena memakai baju baru, karena ada bulu yang tersisa,  hasilnya bulu burung tidak bisa bagus. Maka mencabut bulu sama halnya dengan membuat masalah yang berkepajangan, dan hanya menghasilkan kerapian bulu sesaat.

Jadi kalau memelihara burung tersebut tujuanya di buat untuk jangka panjang,  sebaiknya hindari mencabut bulu, tetapi kalau mencabut bulu burung tersebut tujuannya hanya untuk kerapian bulu  sesaat  …..jawabnya….( terserah Anda ).

Sampai di sini semoga ada manfaatnya

Jumpa lagi di postingan yang akan datang

Hanya ada di

www.belajar-usaha.com

0821 39 248 707.

 

 


 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Hindari Mencabut Bulu Burung.”

  1. No Comment yet. Be the first to comment...

Leave your comment here:

Arsip

Categories

eXTReMe Tracker