Cara Menangkap Burung Di Hutan | Belajar-Usaha.com

Belajar-Usaha.com» Uncategorized» Cara Menangkap Burung Di Hutan

Cara Menangkap Burung Di Hutan

June 8th, 2014 0 Comments

Menikmati keindahan Alam di tepi aliran Sungai Mahakam sambil ngobrol bersama Orang yang sukanya menangkap Burung. Seperti apa caranya menagkap Burung di Hutan itu,ternyata menangkapnya dengan cara di Pikat.

 Oleh-oleh dari pemilik Burung Kacer Madonna.

Selamat Datang di www.belajar-usaha.com.

Menggambarkan seperti apa menangkap burung di hutan itu, dan itulah pertanyaan yang saya lontarkan pada seorang di saat ngobrol di tepi aliran Sungai Mahakam. Yang pada intinya cara menangkapnya adalah dengan cara di pikat (di jebak)

Istilah kata Burung Tangkapan Hutan yang biasa di gunakan oleh penjual burung itu kebanyakan sebenarnya adalah Burung Pikatan Hutan.

Menawarkan burung dengan kata Di jual Burung  Tangkapan Hutan  akan mempunyai harga lebih tinggi dari pada menawarkan burung dengan kata Di jual Burung  Pikatan Hutan.he…he….

Memikat Burung.

Memikat burung di hutan itu ternyanta ada beberapa cara yang di lakukan dan masing-masing cara itu berbeda.

Di samping itu cara memikat burung harus juga di sesuaikan dengan jenis burung yang akan di pikat.Karena….Masing-masing burung itu mempunyai kebiasaan yang berbeda-beda. Terutama dalam kaitannya dengan cara menangkap mangsanya.

Misalnya ..

Burung Murai Batu untuk menangkap mangsanya dengan cara di Sambar. Untuk itu….Anda harus berhati-hati  kalau akan  membeli burung dari tangkapan hutan ….khususnya pada burung yang mempunyai kebiasaan  dalam menangkap mangsanya dengan cara menyambar seperti  kebiasaan Burung Murai Batu.

Sebab .

Burung-burung seperti itu Cara memikatnya bisa menggunakan umpan yang di dalamnya di masuki Kail atau Pancing. Burung tangkapan hutan yang memikatnya dengan cara memberikan umpan yang di dalamnya di beri Pancing mempunyai efek Cidera atau Luka pada Tenggorokan burung,….dan luka tersebut tidak bisa di lihat dengan kasat mata oleh Konsumen atau calon pembeli.

Burung tangkapan Hutan memikatnya dengan cara seperti di atas biasanya tidak akan tahan hidup kalau tidak segera  di tangani secara serius. Seumpama burung tersebut bisa bertahan hidup….  untuk bisa bunyi pun memerlukan waktu lama …..dan burung-burung pikatan tersebut kebanyakan adalah jenis  Burung Murai Batu …

 

Tapi….Tunggu dulu bossss….

Cara Memikat burung dengan menggunakan Kail ataupun  Pancing itu Cerita  zaman dulu…Bosss.

Di Zaman sekarang …..Cara seperti itu sudah di tinggalkan,….dan….berganti dengan cara yang baru yang lebih aman tidak sampai menciderai burung… he…he…

Di samping itu cara memikat dengan pancing…pemikat sendiri yang rugi ,…..karena burung tangkapannya akan  tidak laku di jual…

Sebab…

Penghoby  Burung Zaman sekarang ini…sudah banyak yang pinter untuk memilih Burung dari Tangkapan Hutan….

Katanya…

Bisa cek dengan cara memberi makan Jangkrik.

Reaksinya.

* Biasanya … sama penjualnya tidak di perbolehkan.

* Misalkan di perbolehkan ada 2 kemungkinan yaitu burung tersebut…tidak mau makan, ….atau mau makan.

* Kalau misalnya burung tersebut mau makan,…Maka Anda tinggal mengamati seperti apa cara menelannya, dan seperti apa setelah menelan.

Kalau Anda jeli….ngecek dengan cara di atas sudah cukup untuk memberikan jawaban.

Selanjutnya terserah Anda …….

Menangkap mangsa.

Burung Murai Batu cara menangkap mangsanya kebanyakan dengan cara di sambar. Untuk burung jenis lain. Misalnya Burung Jalak uren, Burung Kacer dll. Cara menangkap mangsanya tidak dengan cara di sambar,….tetapi  kebanyakan burung tersebut cara menangkapnya mendekati mangsanya terlebih dulu baru kemudian menangkapnya .

Memikat Burung .

Dengan Cara Aman

Langkah Pertama.

Alat yang di gunakan.

1-Potongan bagian atas  lidi daun kelapa kira-kira 30 senti (4 biji).

2- Lem tikus (secukupnya ).

3- Jangkrik (1 biji ).

4- Benang jahit (secukupnya ).

5- Satu biji hp, Yang telah di isi dengan rekaman suara burung murai batu, jangan lupa siapkan cadangan Batrey di kawatirkan burung belum terjebak Batrey ke dahuluan habis….

Cara Merangakainya,

Lilitkan lem tikus pada pucuk lidi ke bawah kira-kira 20 senti. Sisa lidi bagian bawah 10 senti tanpa lem akan menancap ke dalam tanah.

Ikat leher Jangkrik dengan benang kira-kira 10 senti  yang ujungnya di tali pada tiang sebesar lidi bisa juga menggunakan  paku.

Langkah ke dua.

Menelusuri atau Mencari wilayah Demarkasi.

Setelah di temukan wilayah Demarkasi. Selanjutnya Anda bisa memilih tempat yang paling trategis yang tujuanya untuk memikat burung tersebut.

Pertanyaanya …

Apa ya..Om…yang di maksud dengan Demarkasi itu….?

Jawabnya…

He..he…penulis sendiri ..ya..kurang begitu paham bosss….ya …saya jawab aja nanti kalau mungkin salah …ya tolong untuk di betulkan (sampean benerne dewe ae  bossss ) he…he…

Demarkasi adalah  Semacam Wilayah kekuasaan. Kalau di Militer biasa di sebut Markas…kalau di luar militer Wilayah kekuasaan burung biasa di sebut Demarkasi.

La…trus…

Wilayah kekuasaan burung itu apa kira-kira wilayah yang burungnya ….buaaaanyak begitu ya….Om….?

He..he…aduuuh …saya jadi tambah bingung…ini……dah saya jelaskan se bisa-bisa saya….

Sifat-sifat burung.

Sifat-sifat burung dalam kaitannya dengan Populasi (berkembang biak) itu ada ( 2 ).

* Ada yang menyendiri  (sepasang ).

* Dan ada yang bergerombol (berpasang-pasang ).

Populasi Burung.

Proses Populasi (berkembang biak)  itu …..Di mulai dari Perkawinan kemudian di teruskan dengan membuat sarang…bertelor…mengerami…menetas…menyuapi sampai anak burung tumbuh menjadi burung dewasa dan terbang…selesei….(satu rangkaian Populasi ).

Kemudian selang beberapa hari …..kembali ke awal yaitu….perkawinan ….membuat sarang…bertelor dan seterusnya, berjalan terus menerus di sebut (Populasi).

Maka induk burung tersebut harus punya wilayah kekuasaan yang di sebut Wilayah Demarkasi. Sehingga dalam proses Populasi tersebut bisa berjalan aman dan tidak ada Predator yang mengganggu.

O…gitu….

Tanyak lagi Om…?

Kalau burung yang punya sifat bergerombol itu cara Populasinya seperti apa …Om….?

Jawabnya…

Saya gambarkan pada Burung Sriti dan Wallet….

Burung sriti dan wallet mempunyai sifat bergerombol…di lihat dengan kasat mata saat lagi terbang ataupun saat di dalam gedung selalu bergerombol dengan jumlah hingga ribuan burung…

Seakan-akan dalam  satu grobor besar tersebut satu keluarga…dan apa yang sebenarnya burung itu terpecah menjadi beberapa kelompok.  Atau bisa di sebut berklompok-klompok dari keturunan yang berbeda-beda.

Dari beberapa keturunan itu akan membentuk kelompok-kelompok sesuai dengan garis keturunannya.

Di tandai dengan model bentuk sarangnya dari masing-masing kelompok mempunyai bentuk sarang yang berbeda-beda.

Si…Pemilik Gedung sangat hapal hanya dengan melihat bentuk sarangnya saja sudah bisa tau dari kelompok burung si A atau kelompk si B dll.

Contoh….

Burung Sriti dan Wallet saat Populasi…

Burung sriti dan wallet saat Populasi yang berada  dalam satu gedung…itu terpisah-terpisah dan menempati tempat sendiri bersama kelompok-kelompoknya sendiri…..yang di batasi dengan sekat atau Garis Demarkasi. Yang biasa di tandai dengan tonjolan benda kecil dan tidak semua orang paham.

Ya2…Om

Sampean kok bisa ngerti Om…?

Iya…soalnya saya tidak hanya merawat burung kacer Madonna saja  bosss….saya juga merawat dan mengelola burung sriti dan wallet…makanya saya sedikit-sedikit ngerti… he..he…

Kalau Misalnya….Pembaca ada yang mau bertanya tentang seputar Budi Daya Burung Sriti dan Walet …..monggo silahkan Bertanya…..akan saya jawab sampai tuntas  ….mulai dari A sampai Z  he..he…(sekedar gurau)

Lanjut..

Setelah Anda menemukan Wilayah Demarkasi. Yang di tandai dengan seringnya atau adanya burung berkicau di wiliyah tersebut…

Selanjutnya…. Pilih lokasi yang pas untuk menata jebakan itu, yaitu di tempat yang agak lapang.

Caranya.

Buatlah Coretan di tanah dengan bentuk garis Segi  Empat dengan ukuran  (30 x30 senti ).

Selanjutnya ..Tancapkan patok dari tiang atau dari paku yang telah di ikat dengan jangkrik di tengah gambar kotak.

Kemudian tancapkan lidi yang telah di lilit dengan lem di masing-masing sudut dengan ujung lidi melengkung ke dalam.

Yang terakir …taruh hp dengan rekaman suara burung murai batu dengan volume secukupnya… dengan jarak dari umpan jangkrik sekitar 1 meter….kemudian bisa Anda awasi dari kejauan.

Tidak lama Kemudian….umpan jangkrik akan di sambar oleh burung murai batu …yang di tandai dengan suara cieeeer..cieeer…cieeer…karena badan burung kena lem tikus….he..he..sangat mudah bos …..gak usah…repot…repot…Selamat Mencoba..

* Kalau menangkap burung bisa di lakukan tanpa menciderai.

* Mengapa harus menggunakan umpan Kail atau Pancing.

* Yang bisa membuat Luka pada tenggorokan burung.

* Riskan terhadap  kematian pada burung.

* Mempercepat terjadinya kepunahan .

* Yang akhirnya pemikat burung sendiri yang Rugi.

* Karena burung akan sulit di cari…dan…hasil tangkapannyapun akan sulit di Jual.

 Maaf bila ada yang  salah ,tolong di koreksi.

Sampai di sini “Cara Menangkap Burung Di Hutan”

Semoga ada manfaatnya.

Jumpa lagi di postingan yang akan datang.

Hanya ada

Di

 www.belajar-usaha.com

Hp 0821 39 248 707.

 


 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Cara Menangkap Burung Di Hutan”

  1. No Comment yet. Be the first to comment...

Leave your comment here:

Arsip

Categories

eXTReMe Tracker