Budidaya Burung Sriti/Walet. | Belajar-Usaha.com

Belajar-Usaha.com» Uncategorized» Budidaya Burung Sriti/Walet.

Budidaya Burung Sriti/Walet.

March 6th, 2012 0 Comments

Bisnis budidaya burung sriti dan walet masih sangat menjanjikan. Bersifat permanen sepanjang tahun tidak mengenal musim dan tidak mengenal persaingan dan tidak memerlukan modal putar .

Versi ; belajar-usaha.

Selamat datang di www.belajar-usaha.com

Pada kesempatan ini kami sengaja menulis tentang Budidaya Burung Srirti/Walet. Dengan situasi dan kondisi ekonomi yang  semakin sulit dan tidak menentu serta di perlakukannya sistim globalisasi perdagangan bebas. Seakan kita dihadapkan dengan persaingan dagang yang tak seimbang.  Ibarat mempertahankan saja sudah sulit, lalu kapan kita bisa maju maka Budidaya Burung Sriti/Walet adalah Solusinya.

Untuk itu kami sengaja ingin bertukar pengalaman  tentang Budidaya Burung Sriti/Walet yang telah lama kami geluti.

Saat ini waktu yang sangat tepat untuk memulai budi daya burung sriti/wallet. Sebab bisnis budi daya burung sriri/wallet ini merupakan bisnis yang permanen sepanjang tahun tidak mengenal musim dan tidak mengenal persaingan.

Budi daya burung sriti/wallet hanya bisa di budi dayakan di Negara Indonesia. Sedangkan sarang burung sriti/walet mayororitas di kosomsi oleh orang manca Negara.

Apalagi saat ini banyak sekali obat-obatan atau kosmetik yang bahan bakunya dari sarang burung sriti/wallet. Maka tidak heran kalau harga sarang burung sriti/walet sangat mahal.

Di lihat dari pengasilanya. Budi daya burung sriti/walet masih sangat menjanjikan. Kalau ada orang yang mengatakan sarang burung sriti/walet sudah tidak di minati itu adalah pernyataan yang sangat salah. Terbukti sampai saat ini sarang burung sriti/walet masih diburu oleh pedangan.

Mungkin kalau ada yang mengatakan harganya turun, itu adalah sesuatu yang wajar. Naik dan turunnya suatu barang adalah suatu yang lumprah dan biasa, itupun sangat tidak terpeangaruh. Sebab pertimbangannya harganya masih tetap tinggi di bandingkan dengan barang yang lain.

Coba kita hitung penghasilan selama satu bulan dengan hitungan kasar saja,dulu kira-kira 4 s/d 5 tahun yang lalu harga sarang burung sriti laku terjual dengan harga 2 s/d 3 jt per kg . Sedangkan harga saat ini laku terjual antara 1s/d1,5jt per kg.

Kemudian untuk sarang WALET dulu 4s/d 5 tahun yang lalu laku terjual dengan harga 20 s/d 25jt per kg  sedangkan harga sat ini antara 12 s/d 17 jt per kg.

Seakarang kita jadikan satu, sarang sriti dan sarang walet kita hitung dengan sekala kecil,  dengan harga di atas yitu sarang sriti 1 juta per kg  dan sarang walet 12 jt per kg ( satu gedung biasanya di huni oleh burung sriti dan walet).

Dalam waktu 1 bulan kita memanen sarang sriti sebanyak 1 kg sama dengan mendapat uang Rp 1 000 000,. di tambah dengan sarang walet memanen 1kg sama dengan kita mendapat uang Rp 12 000 000,. Sama dengan mendapat penghasilan Rp 13 OOO OOO,. Perbulan.

CATATAN

Budidaya burung sriti/walet yang sudah berhasil memanen sarang sriti/walet hanya 3sampai 4 kg adalah hal yang  biasa.

Dengan pertimbangan sarang sriti 1 kg kalau di hitung tidak lebih dari 130 biji dan sarang burung walet 1kg tidak lebih dari 75 biji saja. Coba kita bandingkan dengan jumlah burung yang ada di gedung yang jumlahnya  lebih dari 4000 burung. Maka dengan pertimbangan di atas. Kita hitung lagi dengan sekala kecil l, yaitu sarang sriti panen 3 kg sama dengan Rp 3 000 000,.

Walet panen 3 kg sama dengan Rp 36 000.000,.

Lalu kita jumlah hasilnya Rp 3 000 000,. +Rp 36 000 000 = Rp 39 000 000,. Perhitungan ini  harga yang sangat rendah saat ini.

SOLUSINYA.

Misalnya harga mau turun lagi mungkin  permainan pedagan  juga bisa. Hasil panen kita timbun dulu kan juga barang tidak rusak.

Jadi penghasilan di atas dengan pertimbangan situasi saat ini  penghasilan tersebut masih tergolong besar. Untuk itu kita semua mempunyai kesampatan yang sama bahkan lebih besar dari itu.

Penulis pernah pernah jalan-jalan menelusuri sebagian pulau-pulau yang ada di Indonesia. Mulai dari daerah perkotaan desa ke desa hingga di pinggiran laut pantai dan pingiran hutan.

Haslinya adalah dalam hati timbul pertanyaan….’ mengapa orang-orang atau penduduk daerah tersebut tidak meman faatkat kesempatan untuk budidaya burung sriti/walet. Sebab daerah-daerah tersebut sangat banyak sekali populasi burung sriti/walet. Dan mengapa kita tidak segera memulai menggali sumber kekayaan alam yang tidak di miliki oleh Negara lain.

Budidaya Burung Sriti/walet  sampai saat ini masih merupakan bisnis yang sangat bagus. Bisnis yang tidak mengenal musim. Bisnis yang tidak mengenal persaingan. Bisnis yang tidak mengeluarkan modal perhari. Bisnis yang tidak membutuhkan banyak tenaga kerja.

Praktis tidak mengeluarkan biaya apapun. Sebab aktivitas  burung sehari-hari- sudah jalan sendiri, tanpa minta bantuan apapun. Makan mencari sendiri, bahkan seluruh aktivitasnya burung tidak perlu  di Bantu oleh manusia atau pembudi daya itu sendiri, kita hanya menyediakan gedung itu saja.

Sepanjang gedung masih layak huni terutama suhu, udara, cahaya dan kelembapan masih terjaga dengan baik dan di jamin di dalam gedung tidak ada binatang pengganggu. Sampai kapanpun  burung tidak akan pergi dari tempat itu dan burung akan terus berkembang biak populasi di dalam gedung itu. (bisa di wariskan ke anak cucu he…he…)

Untuk  mengawali budidaya burung sriti/walet  jumlah modal yang di perlukan relatif bisa besar bisa kecil. Atau bahkan tidak perlu modal, yaitu memanfaatkan rumah-rumah kosong atau ruangan-ruangan kosong milik dendiri yang tidak terpakai.

 

Untuk lebih jelasnya baca,

Buku Pedoman Dasar Budidaya Burung Sriti dan Walet

Pesan di.belajar-usaha.

hp 0821 39 248 707

 Sampai di sini semoga ada manfaatnya.

jumpa lagi di postingan yang akan datang

hanya ada

di

www.belajar-usaha.com

0281 39 248 707.

 

 

Budidaya Burung Sriti/Walet TANPA MODAL


 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

No Comment to “Budidaya Burung Sriti/Walet.”

  1. No Comment yet. Be the first to comment...

Leave your comment here:

Arsip

Categories

eXTReMe Tracker